SURABAYA – SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya (Spemlibels) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak pemimpin masa depan melalui pelantikan pengurus Muthawif pada Kamis, 18 Desember 2025. Prosesi yang berlangsung di aula sekolah tersebut menjadi simbol estafet kepemimpinan bagi para santri terpilih yang akan bertugas menjadi penggerak sekaligus pendamping ibadah di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan langkah strategis sekolah dalam memperkuat karakter religius siswa agar sejalan dengan nilai nilai islam
Dalam sambutannya yang penuh inspirasi, Kepala SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya, Ustadz Banjar, S.S., M.Pd.I., menekankan bahwa jabatan Muthawif adalah sebuah amanah yang sangat mulia. Beliau berpesan agar para pengurus yang baru dilantik mampu menjadi role model atau teladan nyata bagi siswa dan siswi lainnya dalam hal kedisiplinan ibadah dan akhlakul karimah. Menurut Ustadz Banjar, keberanian mengambil tanggung jawab sebagai pendampinh ibadah adalah manifestasi nyata dari semangat Visi dan Misi sekolah, di mana siswa tidak hanya unggul dalam akademis, tetapi juga berani tampil di depan dalam urusan dakwah dan kebaikan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Urusan Ismuba, Mr. Arif Rahman, S.Pd., memberikan penguatan mengenai peran vital Muthawif sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah. Beliau mengingatkan bahwa tugas utama Muthawif adalah mendampingi rekan sejawat dalam memperdalam literasi Al-Qur’an serta memastikan praktik ibadah sehari-hari berjalan sesuai tuntunan. Mr. Arif berharap kepengurusan tahun ini lebih inovatif dan mampu menciptakan suasana sekolah yang nyaman namun tetap religius, sehingga setiap siswa merasa termotivasi untuk terus memperbaiki kualitas ibadahnya.
Ahmad Nafis, yang baru saja resmi dilantik sebagai Ketua Muthawif, menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan positif bagi seluruh siswa Spemlibels. Dalam pidato perdananya, Nafis menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan oleh pihak sekolah dan jajaran asatidz. Ia bersama timnya berkomitmen untuk menghidupkan program-program bimbingan ibadah secara lebih aktif dan komunikatif. Bagi Nafis, menjadi ketua adalah tantangan untuk membuktikan bahwa siswa Muhammadiyah harus berani memimpin dan melayani demi mewujudkan visi besar sekolah dalam mencetak generasi islami yang berkemajuan.
Acara pelantikan ini ditutup dengan sesi dokumentasi dan foto bersama yang menggambarkan sinergitas kuat antara pimpinan sekolah, tim Ismuba, dan pengurus Muthawif yang baru. Dengan pengukuhan ini, SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya semakin memantapkan langkahnya sebagai institusi pendidikan yang mengedepankan keseimbangan antara prestasi akademik dan spiritualitas. Kehadiran Muthawif di bawah komando Ahmad Nafis diharapkan menjadi energi baru yang mampu menginspirasi seluruh siswa untuk terus bertumbuh dan berprestasi dengan pondasi agama yang kokoh. (Didik Hermawan)
Komentar