Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 15 Surabaya, Ustad Banjar, SS, M.Pd.I, melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sekaligus studi tiru di Sohgoh High School, Kisarazu, Jepang, pada 2–6 Desember 2025. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi merupakan langkah strategis yang dirancang untuk menguatkan arah pengembangan sekolah, khususnya dalam pengelolaan pembinaan peserta didik, penguatan karakter, dan peningkatan kualitas proses belajar mengajar.
Sohgoh High School dipilih sebagai mitra karena memiliki sejumlah keunggulan yang relevan dengan pengembangan SMP Muhammadiyah 15 Surabaya. Sekolah tersebut dikenal memiliki sistem pembinaan siswa yang terstruktur, budaya disiplin yang kuat, serta lingkungan belajar yang mendorong kemandirian dan rasa tanggung jawab. Selain itu, Sohgoh High School mengembangkan program pembelajaran yang variatif dan berorientasi pada minat serta potensi siswa, didukung pemanfaatan teknologi dalam proses belajar dan sistem penilaian yang rapi. Kombinasi antara kedisiplinan, dukungan akademik yang serius, dan perhatian pada pengembangan karakter inilah yang menjadi salah satu alasan utama dipilihnya Sohgoh sebagai rujukan studi tiru.
Selama berada di Sohgoh High School, Ustad Banjar, SS, M.Pd.I mengikuti rangkaian agenda yang padat, di antaranya pemaparan profil kedua sekolah, tur kampus, observasi langsung proses pembelajaran di kelas, serta peninjauan fasilitas yang mendukung pembinaan siswa, seperti sarana belajar, area kegiatan siswa, dan fasilitas penunjang pengembangan bakat. Ia juga terlibat dalam diskusi intensif dengan pihak manajemen sekolah terkait pengelolaan kurikulum, sistem penilaian, pola pendampingan siswa, mekanisme pembinaan kedisiplinan, dan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler yang terintegrasi dengan pembentukan karakter.
Melalui MoU yang ditandatangani, kedua sekolah sepakat menjalin kerja sama dalam sejumlah bidang, antara lain program pertukaran pelajar dan guru, penyelenggaraan kelas kolaboratif berbasis teknologi, berbagi praktik baik (best practice) dalam pengelolaan pembinaan siswa di lingkungan sekolah, serta penguatan pendidikan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian peserta didik.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkaya program-program yang sudah berjalan di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya, sehingga siswa memperoleh pengalaman belajar dengan wawasan internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.
Sebagai tindak lanjut, di bawah kepemimpinan Ustad Banjar, SS, M.Pd.I, pihak sekolah akan menyusun program konkret yang bisa diterapkan di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya, seperti penguatan budaya disiplin dan kemandirian siswa, pengembangan kegiatan kolaborasi internasional yang relevan dengan kebutuhan peserta didik, serta sosialisasi hasil studi tiru kepada guru, siswa.
Dengan demikian, kunjungan dan kerja sama dengan Sohgoh High School di Jepang diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu layanan pendidikan dan semakin meneguhkan posisi SMP Muhammadiyah 15 Surabaya sebagai sekolah yang berkarakter kuat dan berwawasan global.(Didik Hermawan)
Komentar